Terkait Anak Meninggal Tenggelam di Piayu, LSM KPK-RI Minta Polisi Periksa Pengembang!

RBNnews.co.id, Batam, Ketua DPC LSM Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia (KPK-RI) Kota Batam, Dedek Wahyudi angkat bicara terkait meninggalnya dua orang anak karena tenggelam di waduk Perumahan Oleana Park.

Kepada awak media, Ia mengucapkan belasungkawa terhadap korban yang tenggelam dan meninggal dunia di waduk dekat Perumahan Oleana Park, Kec. Sei. Beduk Kota Batam.

“Kami mengucapkan belasungkawa kepada kedua korban, mudah mudahan kedua orang tua korban diberikan ketabahan dalam menghadapi ini,” Ungkap Dedek Wahyudi, Selasa (12/05/26) pagi.

Dia melanjutkan, musibah yang datang kadang memang tidak bisa kita duga. Oleh karena itu, Ia juga mengajak para orang tua agar terus waspada untuk memantau anaknya bermain.

“Musibah itu tak bisa kita ketahui, datangnya mendadak seperti ini. Mari kita terus awasi dan jaga anak-anak kita saat bermain,” Ajaknya.

Lanjutnya lagi, Dedek juga meminta pihak berwajib (kepolisian) agar mengusut tuntas kasus meninggalnya anak tenggelam tersebut.

“Kami minta kepolisian, khususnya Polsek Sei. Beduk dapat mengusut tuntas atas meninggalnya 2 anak yang tenggelam itu,” Tegas Dedek Wahyudi kepada media.

“Waduk itu diduga bekas digali oleh pengembang dan tidak mereka pagar. Jadi, pengembang harus diperiksa atas kasus ini. Kalau memang ada kelalaian apalagi disengaja, maka pengembang harus bertanggung jawab,” Tambahnya.

Diketahui, Pengembang dari Perumahan Oleana Park yang berlokasi di Piayu Kec. Sei.Beduk itu adalah Rexvin Group yang mana Soft Launchingnya dilakukan pada Oktober 2016 lalu.

Saat ini, Perumahan tersebut hampir seluruhnya sudah dihuni oleh warga. Namun, waduk yang berada di perumahan tersebut dibiarkan terbuka oleh pengembang sehingga terjadi kejadian dua orang anak meninggal karena tenggelam.

Terpisah, pengawas pengembang perumahan tersebut hingga saat ini masih bungkam dan belum membalas pesan whatsapp yang telah dikirimkan oleh awak media.

Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih terus menunggu tanggapan dari pihak pengembag terkait kejadian maut ini. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *