Lemahnya Pengawasan Penumpang Pelni di Pelabuhan Bandar Deli Medan, Batam Diduga Rawan Terhadap Penyelundupan Narkoba!

RBNnews.co.id, Medan – Pengawasan penumpang Pelni di Pelabuhan Terminal Penumpang Bandar Deli (Belawan-Medan) tujuan Karimun, Batam dan Jakarta tidak terlalu ketat dan diduga rawan terhadap penyelundupan Narkoba, Selasa (20/01/26).

Pantauan awak media di Pelabuhan Terminal Penumpang Bandar Deli pada Hari Selasa  (20/01/26) sekira pukul 10.30 WIB, penumpang yang berjalan kaki yang memasuki lokasi Gedung Pelabuhan Penumpang Bandar Deli, hanya Koper atau Kardus besar yang melewati X-Tray, sementara tas-tas kecil atau tas sandang penumpang, tidak diarahkan oleh petugas untuk melewati X-Tray.

Bukan hanya tas kecil ataupun tas sandang yang tidak melewati X-Tray, kantong plastik yang dibawa oleh para penumpang juga tidak diarahkan oleh petugas untuk melewati X-Tray. Selain itu, mesin detector tubuh diduga juga tidak berpungsi sehingga tidak bisa mendeteksi.

Tidak hanya sampai disitu, pantauan awak media yang lebih mengejutkan lagi yaitu ketika mobil Bus Damri memasuki area gedung Pelabuhan Terminal Penumpang Bandar Deli.

Seluruh penumpang Bus Damri yang merupakan Penumpang Kapal Pelni tersebut sama sekali tidak melewati X-Tray sebagaimana yang dilakukan oleh para penumpang Kapal Pelni yang masuk ke Gedung Bandar Deli berjalan kaki.

Lemahnya pengawasan penumpang Pelni dari Pelabuhan Penumpang Bandar Deli ini bisa berakibat fatal terhadap segala bentuk penyelundupan barang-barang yang dilarang seperti Narkoba atau lainnya.

Terminal Penumpang Pelni Pelabuhan Bandar Deli, Belawan – Medan

Oleh karena itu, Direktur Jenderal (Dirjend) Bea & Cukai RI diharapkan bisa lebih memaksimalkan lagi segala bentuk pengawasan di setiap Pelabuhan yang ada di seluruh Indonesia khususnya Pelabuhan Penumpang Bandar Deli.

Tidak hanya Bea & Cukai, Direktur Utama PT Pelni ataupun Kepala Pelabuhan harus membuat peraturan yang lebih baik lagi sehingga tidak terlihat seperti rawan penyelundupan barang-barang yang dilarang.

Selain itu, lokasi pelabuhan tujuan Kapal Pelni dari Bandar Deli seperti Karimun, Batam dan Jakarta harus lebih optimal lagi untuk melakukan pengawasan berhubung lemahnya pengawasan penumpang yang telah terjadi di Pelabuhan Penumpang Bandar Deli, Belawan – Medan.

Sebelumnya, pada Oktober Tahun 2025 yang lalu juga terjadi penangkapan terhadap 4 orang diduga pelaku penyelundupan 16 bungkus barang terlarang diduga Sabu di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Periok.

Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih mencoba untuk meminta tanggapan langsung dari Kepala Pelabuhan Penumpang Bandar Deli dan Kepala Bea Cukai Medan terhadap lemahnya pengawasan penumpang di Pelabuhan Bandar Deli Medan. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *