WoW, Sebuah Pick Up Diduga Isi BBM Solar Subsidi Puluhan Jerigen di SPBU Paradise! Rekom Disebut Hanya 200 Liter Per Hari!

RBNnews.co.id, Batam – Sebuah Mobil Pick Up dengan plat nomor BP 80** DE diduga mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Solar Bersubsidi puluhan Jerigen di SPBU Paradise, Selasa (28/04/26) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Pantauan awak media di lokasi, tampak terlihat puluhan (Diduga lebih dari dua puluh) Jerigen diduga telah terisi BBM Jenis Solar Subsidi yang baru saja diisi dan sebagian telah diangkut ke atas mobil pick up.

Saat ditanya terkait pengisian BBM Bersubsidi jenis solar tersebut, Operator pengisian langsung menyodorkan Surat Rekomendasi pengisian BBM Solar Bersubsidi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Ketika awak media melihat surat rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tersebut, rekom itu hanya mengalokasikan sebanyak 6000 Liter / Bulan (200 Liter per Hari).

Rekom yang ditanda tangani oleh Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Meili Suryanti, S.P., M.M itu, diperuntukan untuk 21pcs Mesin Pompa Air pada Kelompok Tani Lumbung Arto di Rembang Cate.

Saat ditanya lebih lanjut, Operator pengisian BBM Subsidi jenis Solar itu mengarahkan awak media untuk jumpa langsung dengan Supervisor.

“Mau konfirmasi bisa langsung ke Supervisor diatas Pak,” Ungkap Operator SPBU sambil menunjuk lokasi Supervisornya.

Adanya arahan tersebut, awak media langsung menuju ke lokasi yang telah di infokan oleh Operator SPBU tadi. Sesampai di lokasi, awak media terkejut melihat respon Supervisor yang seolah olah seperti terganggu saat awak media temui.

Pada saat ditanya oleh awak media terkait pengisian BBM Solar Bersubsidi yang telah mengantongi rekom dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tersebut, Supervisor menjelaskan bahwa ada 2 rangkap surat rekom pada saat pengisian BBM Solar Bersubsidi itu.

“Kadang setiap hari kadang per dua hari Pak. Itu ada 2 rangkap suratnya. 1 surat itu untuk 200 liter (per hari),” Ujar Supervisor yang namanya diketahui bernama Sahat.

Penjelasan Sahat itu sedikit berbeda dari yang ditemukan oleh awak media. Pasalnya, operator SPBU hanya menunjukan 1 surat rangkap 2 yang lengkap sekaligus dengan total liter yang telah diambil dalam setiap hari atau satu kali dua hari.

Selain itu, Pick Up pengangkut BBM Solar Bersubsidi tersebut juga diduga mengangkut puluhan Jerigen. Artinya, jika hanya 200 liter, maka hanya cukup maximal 7 Jerigen. Sementara yang ditemukan oleh awak media di lokasi diduga lebih dari 20 Jerigen.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menggali informasi lebih lanjut dan terus melakukan kontrol sosial sehingga tidak terjadinya dugaan penyalahgunaan BBM Bersubsidi seperti yang baru saja di ungkap oleh Ditreskrimsus Polda Kepri minggu lalu. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *