RBNnews.co.id, Batam – Polemik penolakan pasien anak di Klinik Kimia Farma Sekupang, Kota Batam terus memanas setelah beredarnya klarifikasi dari akun media sosial diduga milik seorang dokter yang terlibat dalam insiden viral tersebut.
Dalam unggahan akun Threads bernama ecysinagaa yang diterima oleh awak media, dokter tersebut menjelaskan bahwa orang tua pasien langsung bentak-bentak.
“Orang tua langsung ngegas, ngamuk, bentak2 dan gak sopan. Jd saya tolak periksa anaknya,” Tulisnya dalam unggahan tersebut.
Selain itu, dalam unggahan dokter tersebut ditulis juga bahwa dirinya bukanlah seorang budak.
“Kalau mau ditolong ngomonglah baik-baik, kita ini nakes bukan pembantu/budak,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu kemudian viral dan memunculkan beragam reaksi publik. Banyak juga akun lain yang memposting klarifikasi tersebut.
Tidak sedikit warganet yang mempertanyakan sikap tenaga medis dalam menangani pasien, terlebih pasien anak yang disebut dalam kondisi muntah-muntah.
Menanggapi klarifikasi tersebut, pihak keluarga pasien akhirnya memberikan bantahan keras atas tuduhan dari sang dokter.
Ibu anak yang sakit saat kejadian, Fitry Anty membantah bahwa dirinya maupun sang suami melakukan tindakan membentak dokter sejak awal masuk ke ruang pelayanan.
“Bukan bentak²tapi mungkin nada bicara tinggi karna kecewa ank Uda sakit tapi malah ditolak anak Uda muntah²,” Ungkap Fitry Anty, Rabu (27/05/26) malam.
Ia menjelaskan bahwa dirinya tiba di parkiran klinik sekitar pukul 20.45 WIB.
“Kami blm jalan liat jam dulu Masi terkejar, didepan rumaku kliniknya sampe diparkir bs liat cctv jam20.45 kami liat dari luar masi ada dokter legah, lalu buka pintu dan masuk posisi suami dibelakangku,” Ujar Fitry.
“Sy jalan duluan gendongbayi menuju meja dokter yg kuliat lagi duduk pegang hp,” Tambahnya.
Firty juga menyebutkan bahwa dirinya syok ketika dokter langsung menolak mereka.
“Sy blm deket dokter itu, yg kondisi sy panik anakmuntah. sy blm bicara, tp diluan bicara dokter “ga bisa lagi” komputer sudah mati. sy terdiam syok posisi suami pun Masi dibelakangku berdiri (terlihat kok jelas dicctv).” Kata Fitry.
“Lalu ku jwb, kan blm jam9dok, dijwb dokter “iya ga bs lagi. lanjut digempur pertanyaan dari dokter itu “iya kenapa datang malam-malam?” dan pertanyaan lebi pedas, kenapa sakit jam segini??” Lanjut Dia.
Menanggapi pertanyaan dokter yang menolaknya itu, Fitry mengatakan bahwa ubun-ubunnya naik.
“Wih naik ubun²karna panik anakbalita munta²diLihat dokter itupun, disiituLa baru bicara suamiku dgn kalimat sopan cuma nada tinggi yg dianggap dokter itu bentak²tapi itukan karna prtanyaandia “knp sakit jam segini”…” Paparnya.
“Dijawab suami “emang sakit bisa diatur-atur jamnya ya dok” nah disituLa dokter merasa dibentak, tapi itu karna percikan diluan dari dokter ga bs lagi. lanjut suami bicara “cuma kasih obat aja dok, ga usa diperiksa” dijwb dokter “ga bisa”.” Sambung Fitry.
Melihat kondisi demikian, Ia mengatakan bahwa baru timbullah ide dari suaminya untuk merekam kejadian tersebut.
“Jd timbul ide suami langsung hidupkan camera sambil bicara jadi ga bs periksa yah dok, ini dokter nya dikimia Farma. dan selanjutnya sperti yg ada di video viral skrg. lebih real nya dicctv pak.🙏,” Pungkas Fitry.
Penulis : Rico Yuliansyah
Editor : Redaksi












