Pimpin Rakor Triwulan, Umar Lisman Dorong Peningkatan Pelayanan dan Keselamatan Jalan

Kepri89 Views

RBNnews.co.id, Anambas – Pemerintah Desa (Pemdes) Batu Berapit menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Triwulan di Aula Pertemuan Desa Baru Berapit Kec. Jemaja Kab. Kepulauan Anambas, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi antar lembaga desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Rakor yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 35 peserta yang terdiri dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Forum Komunikasi RT/RW (FKRT/RW), perangkat desa, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan desa.

Kepala Desa Batu Berapit, Umar Lisman, memimpin langsung jalannya rapat. Dalam pertemuan itu, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari evaluasi program kerja desa, isu lingkungan, hingga berbagai usulan pembangunan yang berkembang di tengah masyarakat.

Pemdes Batu Berapit Tekankan Pentingnya Sinergi Antar Lembaga Desa

Dalam arahannya, Umar Lisman menegaskan pentingnya komunikasi dan sinergi antara pemerintah desa, RT/RW, Linmas, serta seluruh unsur kelembagaan desa agar setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif dan tepat sasaran.

“Koordinasi yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan yang optimal dan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui rakor ini, seluruh unsur desa dapat menyamakan persepsi dan langkah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ujar Umar Lisman.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antar lembaga desa menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan dan pelayanan publik di Desa Batu Berapit.

Usulan Pemasangan Rambu Lalu Lintas di Jalan Batu Berapit – Atap Desa Mampok

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian khusus dalam Rakor Triwulan tersebut adalah usulan dari RW 03 terkait pemasangan marka jalan dan rambu lalu lintas di ruas Jalan Batu Berapit–Atap Desa Mampok yang baru selesai dibangun.

See also  Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Kunjungi UPTD PPA Kepri Cabang Kota Batam

Ketua RW 03, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa jalan lingkar tersebut kini semakin ramai dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan kecepatan tinggi, terutama pada malam hari.

Menurutnya, kondisi penerangan jalan yang masih terbatas serta belum tersedianya rambu-rambu lalu lintas berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan maupun warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

Menanggapi usulan itu, peserta rapat membahas sejumlah titik prioritas pemasangan rambu lalu lintas. Beberapa jenis rambu yang diusulkan meliputi rambu peringatan hati-hati, batas kecepatan maksimum, hingga rambu kawasan penyeberangan anak-anak guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Pendataan Sertifikat Tanah Jadi Kesepakatan Rakor

Selain membahas keselamatan jalan, Rakor Triwulan Pemerintah Desa Batu Berapit juga menghasilkan kesepakatan agar masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah segera mendaftarkan data kepemilikan lahannya ke kantor desa.

Pendataan tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah desa untuk melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Pemdes Akan Koordinasi dengan Instansi Terkait

Umar Lisman menegaskan bahwa pemerintah desa akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti usulan pemasangan rambu lalu lintas di Jalan Batu Berapit–Atap Desa Mampok.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Jalan yang telah dibangun harus dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai agar dapat memberikan manfaat sekaligus menjamin keamanan pengguna jalan. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan rambu-rambu lalu lintas ini dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Rakor Triwulan akan menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Batu Berapit yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai wadah koordinasi, evaluasi, dan penyampaian aspirasi masyarakat.

Melalui forum tersebut, diharapkan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan desa berjalan lebih efektif, terarah, dan sesuai kebutuhan warga. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *