Lewat program Go to School, Polsek Jemaja Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba dan Penyalahgunaan Vape di SMAN 1 Jemaja

Kepri55 Views

RBNnews.co.id, Anambas – Polsek Jemaja menggelar kegiatan Go to School di SMAN 1 Jemaja, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (30/05/26).

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, penyalahgunaan vape yang dicampur zat berbahaya, serta larangan penggunaan knalpot brong.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga pendidik SMAN 1 Jemaja.

Hadir sebagai narasumber Ps. Kanit Binmas Polsek Jemaja Aipda Yondrialis bersama personel Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Jemaja.

Kepala SMAN 1 Jemaja, Suprianto, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Polsek Jemaja yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi kegiatan edukasi bagi para pelajar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Jemaja yang telah meluangkan waktu untuk hadir di SMAN 1 Jemaja. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan siswa terkait bahaya narkoba serta pentingnya mematuhi aturan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Suprianto.

Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan di era modern.

“Kami berharap siswa-siswi dapat memahami apa yang disampaikan narasumber dan menjadikannya sebagai pedoman untuk menjauhi narkoba serta perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

Dalam pemaparannya, Aipda Yondrialis menjelaskan berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya beserta dampak buruk yang ditimbulkan bagi kesehatan, kehidupan sosial, hingga masa depan generasi muda.

Selain itu, ia juga memaparkan ketentuan hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, termasuk sanksi pidana bagi pengguna, pengedar, maupun bandar narkoba.

“Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi narkoba dan fokus meraih cita – cita,” kata Aipda Yondrialis.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk mewaspadai perkembangan modus penyalahgunaan zat berbahaya yang kini semakin beragam.

“Saat ini terdapat NPS-Etomidate yang ditemukan disalahgunakan oleh sebagian masyarakat. Modus penggunaannya antara lain dengan mencampurkan zat tersebut ke dalam cairan (liquid) rokok elektronik atau vape. Karena itu, para pelajar harus lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Yondrialis juga mengajak para siswa untuk berani melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

” Saya Mengajak Adek – Adek Berani melaporkan kepada Polsek jemaja jika menemukan Peredaran Narkoba di lingkungan tempat tinggal atau laporkan ke bhabinkantibmas yang tugas di daerah tempat adek – adek tinggal” Ungkapnya

Selain materi tentang narkoba, Ps. Kanit Binmas Polsek Jemaja Aipda Yondrialis memberikan sosialisasi mengenai larangan penggunaan knalpot brong.

Para peserta diberikan pemahaman tentang dampak penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis terhadap ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, dan keselamatan berlalu lintas.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilengkapi dengan pemutaran video edukasi serta sesi tanya jawab interaktif. Sejumlah siswa yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi dari panitia.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama antara Ps. Kanit Binmas Polsek Jemaja Aipda Yondrialis dan Bhabinkamtibmas Polsek Jemaja, pihak sekolah, dan seluruh peserta.

Melalui program Go to School ini, Polsek Jemaja berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba dan pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi generasi muda di Pulau Jemaja.

Penulis : Wan Wahyudi

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *