Berbekal Cinta Kampung Halaman, 9 Bakal Calon Siap Berlaga di Pilwana Sulit Air

Berita Utama, Sumbar30 Dilihat

RBNnews.co.id, Solok – Setelah enam tahun lamanya roda pemerintahan Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat dipimpin oleh Penjabat (Pj) Wali Nagari, penantian masyarakat untuk memiliki pemimpin definitif kini mulai menemui titik terang.

Dinamika politik lokal pun mulai menghangat seiring munculnya sembilan nama figur yang siap bertarung dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) mendatang.

​Kekosongan jabatan definitif yang berlangsung cukup lama ini terjadi akibat berakhirnya masa jabatan Wali Nagari terdahulu, sementara pelaksanaan pemilihan harus menunggu regulasi dan keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan, Pemerintah Kabupaten Solok sebelumnya menunjuk Pj Wali Nagari untuk mengisi transisi tersebut.

BACA JUGA  JPU Kembali Hadirkan 1 Saksi Dalam Sidang Lanjutan Dugaan Pemalsuan Dokumen

​Kini, antusiasme masyarakat dan para tokoh untuk mengabdi terbukti sangat tinggi. Berdasarkan data dari Panitia Pilwana Sulit Air, terdapat sembilan nama Bakal Calon (Balon) yang telah resmi mendaftarkan diri. Mereka adalah:

1. ​Fauzan Azima
2. ​Jumaini
3. ​Syaifullah
4. ​Firdaus Kahar
5. ​Jivo Siro Mika
6. Desi Susanti
7. ​Arianto B.
8. ​Yonuardi
9. ​Ahmad Purnama

​Komposisi Figur: Dari Politisi, Pensiunan, hingga Akademisi Perantauan

​Komposisi para kandidat kali ini terbilang sangat menarik dan proporsional. Dari sembilan nama yang berkasnya masuk ke meja panitia, terdapat satu-satunya keterwakilan perempuan, yaitu Desi Susanti, sementara delapan kandidat lainnya adalah laki-laki.

BACA JUGA  Polsek Galang Lakukan Penyelidikan Tentang Dugaan Pencurian Kabel di Pondok Pesantren Bukit Bismillah

​Latar belakang para bakal calon pun sangat beragam dan sarat pengalaman. Beberapa di antaranya tercatat pernah berkecimpung di panggung politik praktis.

Ahmad Purnama, misalnya, merupakan mantan anggota DPRD Tingkat II Kabupaten Solok. Sementara itu, Firdaus Kahar dan Arianto B. juga tercatat pernah maju dalam kontestasi legislatif di tingkat kabupaten, serta Desi Susanti yang pernah berkompetisi menuju kursi DPR RI.

​Tak hanya dari panggung politik, unsur birokrat juga ikut mewarnai kontestasi ini. Jumaini adalah seorang pensiunan PNS yang sudah sangat memahami ritme pemerintahan desa karena pernah dipercaya menjadi Pj Wali Nagari Sulit Air selama 3,5 tahun. Begitu pula dengan Jivo Siro Mika, yang merupakan purnatugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Solok.

Adapun nama-nama lainnya merupakan kaum akademisi dan tokoh yang sengaja pulang dari tanah rantau demi mendedikasikan ilmu serta pengalamannya bagi kemajuan kampung halaman.

BACA JUGA  Diduga Sindikat TPPO, Supir Travel Diamankan Polisi

​Seleksi Ketat Menuju 5 Besar

​Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun dari pihak Panitia Pilwana, hingga saat ini masih terdapat beberapa kandidat yang sedang merampungkan kelengkapan berkas administrasi. Sesuai dengan regulasi yang berlaku, seluruh bakal calon ini nantinya akan disaring melalui serangkaian tes dan uji materi.

​”Sesuai ketentuan, dari sembilan nama yang mendaftar, nantinya akan disaring melalui sistem filterisasi hingga menyisakan 5 calon tetap yang akan bertarung di surat suara,” ujar perwakilan panitia.

​Masyarakat Sulit Air menaruh harapan besar agar kontestasi politik tingkat nagari ini dapat berjalan dengan sehat, jujur, dan sportif. Pilwana ini bukan sekadar ajang perebutan kursi kekuasaan, melainkan momentum krusial untuk membawa Nagari Sulit Air ke arah perubahan dan kemajuan yang lebih baik di masa depan. ​

Penulis : Meihendrik

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *