Usai Li Claudia, Lanjut Iman Sutiawan Viral. Gerindra Kepri Makin Eksis?

RBNnews.co.id, Batam – Jagad media sosial dan pemberitaan media online di Kepri khususnya Kota Batam kembali dihebohkan oleh Kader dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Sebelumnya, pada April 2026 yang lalu, Media sosial dan pemberitaan media online dihebohkan dengan aksi Wakil Walikota Batam yang juga Ex-Officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra dan merupakan kader Gerindra.

Kala itu, Li Claudia Candra menangkap basah diduga para penambang pasir ilegal di Jalan Hang Tuah, Kota Batam. Kinerja Li Claudia di apresiasi, namun perkataannya tuai polemik.

“Saya sedang rapikan KTP juga, kalau bukan orang Batam datang ke sini enggak kerja, nyolong-nyolong, pulang saja ke daerah asalnya,” Kata Li Claudia di dalam video yang viral.

Pernyataan Li Claudia yang viral tersebut, bahkan ikut serta dikomentari langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Siadari.

Dalam pernyataan resminya, Lagat menilai penertiban aktivitas tambang ilegal merupakan langkah yang tepat, namun jangan sampai bersifat tebang pilih.

“Setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk tinggal dan berpindah di wilayah Indonesia, kecuali ada pembatasan yang diatur oleh undang-undang,” kata Lagat, Rabu (29/04/26).

Setelah viral dan menuai banyak polemik, terakhir beredar informasi bahwa salah satu dari diduga pelaku tambang pasir ilegal tersebut diterima sebagai pegawai Ditpam BP Batam.

Pelaku yang bernama Alex diinformasikan bahwa diterima sebagai pegawai Ditpam BP Batam. Li Claudia menyebut bahwa Alex diterima kerja di BP Batam karena merupakan tanggung jawab dirinya.

Ia mengatakan bahwa sejak kejadian tersebut, Alex diberhentikan dari kerjanya sebagai Security Perumahan sehingga tidak lagi memiliki pekerjaan. Itulah sebabnya alex diterima sebagai pegawai Ditpam BP Batam.

Usai Li Claudia, Lanjut Iman Sutiawan yang viral di pemberitaan media dan juga jagat media sosial. Iman viral usai aksinya mengendarai moge tanpa memakai helm.

Iman Sutiawan merupakan Ketua DPRD Provinsi Kepri dan juga sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri. Iman disorot masyarakat karena memberikan contoh yang kurang baik dalam berlalu lintas.

Setelah viral dan videonya beredar luas, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono angkat bicara saat ditanya awak media. Ia mengatakan bahwa Iman Sutiawan sudah ditilang.

“Yang bersangkutan sudah dilakukan penindakan tilang oleh personel kami. Jadi di sini semua warga negara sama kedudukannya, termasuk dalam hal pelanggaran lalu lintas,” Ungkap Anggoro dikutip media lokal, Senin (11/05/26).

Tidak hanya disorot karena tidak memakai helm saat mengendarai moge, kepemilikan moge tersebut juga ikut disorot. Iman disebut-sebut belum melaporkan kepemilikan moge di LHKPN Tahun 2025 yang lalu.

Viralnya 2 tokoh kader Gerindra di Kepri itu pada bulan April dan Mei Tahun 2026 ini, menunjukan bahwa Gerindra Kepri makin eksis dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *