RBNnews.co.id, Indragiri Hilir – Di tengah sisa puing dan aroma hangus yang masih menyengat di Kelurahan Concong Luar, secercah harapan hadir membawa simpati. Sambu Group bersama Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA) menunjukkan gerak cepat dalam menunaikan komitmen sosial mereka.
Pada Kamis (05/03/2026), bantuan kemanusiaan disalurkan langsung kepada para penyintas kebakaran hebat yang melanda wilayah pesisir tersebut.
Musibah yang terjadi pada Selasa pagi (03/03) itu menyisakan duka mendalam. Sekitar pukul 06:30 WIB, api mulai merayap di pemukiman padat Jalan Datuk Laksamana dan Jalan Pendidikan.
Mayoritas bangunan yang bermaterialkan kayu, ditambah hembusan angin kencang khas wilayah pesisir, membuat si jago merah sulit dijinakkan. Dalam waktu singkat, rumah-rumah yang selama ini menjadi tempat bernaung rata dengan tanah.
Merespons tragedi tersebut, Sambu Group tidak menunggu lama. Langkah mitigasi pasca-bencana langsung diambil untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang kehilangan harta benda dapat terpenuhi.
Solidaritas yang Nyata di Lapangan
Kehadiran Sambu Group dan YBDA di lokasi bukan sekadar seremonial. Humas Lapangan Sambu Group, Bapak Hardi, turun langsung ke titik-titik pengungsian untuk menyerahkan paket bantuan bahan pokok (sembako).
Baginya, ini adalah bentuk empati mendalam dari perusahaan yang merasa menjadi bagian dari napas hidup masyarakat setempat.
“Kami hadir sebagai respons spontan atas musibah ini. Harapannya, bantuan ini bukan hanya meringankan beban fisik, tetapi juga menjadi suntikan moral agar saudara-saudara kita di Concong Luar bisa segera bangkit,” ujar Hardi di sela-sela pendistribusian.
Senada dengan itu, Muhammad Yasir selaku Pengawas Lapangan Sambu Group, menceritakan bagaimana tim lapangan bergerak taktis.
Begitu menerima arahan pimpinan, Yasir dan rekan-rekan yang bertugas di Pancang Air Bagi langsung bertolak menuju lokasi kejadian.
“Kami ingin menyapa langsung warga yang terdampak. Salah satunya Pak Aming, yang menyampaikan bahwa bantuan sembako ini adalah prioritas utama mereka saat ini. Mendengar ucapan terima kasih dari mereka memberikan kepuasan batin tersendiri bagi kami di lapangan,” ungkap Yasir.
Lebih dari Sekadar Tetangga
Aksi proaktif ini mendapat apresiasi luas dari tokoh masyarakat Concong Luar. Di fase darurat pasca-kebakaran, ketersediaan logistik pangan seringkali menjadi kendala utama sebelum warga mampu memikirkan tahap rehabilitasi bangunan.
Langkah ini kembali mempertegas posisi Sambu Group di “Negeri Hamparan Kelapa”. Mereka tidak hanya hadir sebagai mesin penggerak ekonomi regional, tetapi memosisikan diri sebagai tetangga yang peduli; yang hadir paling awal saat bencana datang, dan tetap tinggal untuk memastikan pemulihan berjalan. (Red)







