Padat Karya Bandara Letung Jadi Harapan Pemulihan Ekonomi Masyarakat Jemaja

Kepri110 Views

RBNnews.co.id, Anambas – Kantor UPBU Kelas III Bandar Udara Letung melaksanakan kegiatan Padat Karya Tahun Anggaran 2026 dengan melibatkan sebanyak 430 masyarakat dari Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (23/05/26).

Program yang merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu diikuti masyarakat dari tujuh desa di wilayah Jemaja dan Jemaja Timur.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus memberdayakan warga sekitar bandara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Jemaja, Sekretaris Kecamatan Jemaja Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kepala desa se-Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Letung, Denny Armanto, S.E., M.A., mengatakan program padat karya merupakan bentuk komitmen Kementerian Perhubungan dalam memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga fasilitas bandara tetap terawat.

“Seluruh masyarakat yang dilibatkan berasal dari wilayah Jemaja. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, perekonomian masyarakat lokal bisa ikut bergerak,” ujar Denny.

Ia menjelaskan, program padat karya rutin dilaksanakan setiap tahun dengan dukungan anggaran dari PEN.

Pada 2025 jumlah peserta mencapai sekitar 500 orang, sedangkan tahun ini sebanyak 430 orang menyesuaikan besaran anggaran yang tersedia.

Menurutnya, mekanisme pendataan peserta pada tahun ini juga berbeda dibandingkan sebelumnya.

Jika pada 2025 pendataan dilakukan secara manual melalui pengumpulan KTP, pada 2026 proses seleksi menggunakan aplikasi berbasis data desil kesejahteraan sosial.

“Program ini diprioritaskan bagi masyarakat pengangguran dan berpenghasilan rendah dengan rentang usia 17 hingga 60 tahun,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, peserta padat karya melakukan sejumlah pekerjaan pemeliharaan fasilitas bandara di delapan titik lokasi.

Kegiatan tersebut meliputi pembersihan rumput liar di sekitar pagar bandara, pembersihan drainase, perawatan pohon di ujung runway 25, hingga pemeliharaan fasilitas pendukung lainnya.

Denny menambahkan, pemeliharaan fasilitas bandara penting dilakukan guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa penerbangan di Bandara Letung.

“Kami melibatkan masyarakat setempat untuk membantu menjaga dan memelihara fasilitas bandara agar tetap bersih dan nyaman digunakan,” pungkasnya. (Wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *