RBNnews.co.id, Batam – PT Kimia Farma Diagnostika menonaktifkan dokter yang viral karena menolak pasien emergency di Kimia Farma Sekupang, Kota Batam.
Penonaktifan dokter tersebut, disampaikan langsung oleh General Manager (GM) Kimia Farma Kota Batam, Heru saat ditanya oleh awak media RBNnews.co.id.
“Utk sementara waktu ini manajemen menonaktifkan di pelayanan dan segala hal berhub dengan kimia farma,” Ungkap Heru, Senin (25/05/26) malam.
Heru mengatakan bahwa penonaktifan tersebut hingga keluarnya putusan dari komite etik.
“Sampai keputusan komite etik medik kimia farma keluar dalam waktu dekat bapa,” Ujarnya.
Dijelaskan Heru, Kimia Farma masih melakukan investigasi terkait berita viral tersebut.
“Investigasi masih berjalan pak, tapi yang pasti dari manajemen akan segera mengeluarkan perbaikan dan tindakan dalam hal operasional di klinik, spy pelayan tetap berjalan baik dan sesuai dengan aturan yang ada 🙏🏻,” Kata Heru.
Saat disinggung bahwa dokter tersebut melakukan pembelaan di medsos, Heru menyebutkan bahwa pihaknya belum mendapatkan info terkait hal tersebut.
“Trkait ibu dokter yang melakukan pembelaan kami belum terinfo pak,” Papar Heru.
Ia menjelaslan bahwa Kimia Farma saat ini sedang memperbaiki layanan agar lebih baik lagi.
“Saat ini fokus kami di manajemen menjamin keselamatan pasien serta pasien mendapatkan hak nya berobat di klinik dan perbaikan layanan spy lebih baik lagi 🙏🏻,” Jelasnya.
Sementara, Corporate Communication PT Kimia Farma Diagnostika, Anisa Husnu angkat bicara terkait pemberitaan viral dokter Kimia Farma Sekupang yang menolak pasien dan juga viral di berbagai media sosial.
Dalam rilis resminya yang ditulis pada hari Senin (25/05/26), Anisa Husnu menyebutkan bahwa pihak Kimia Farma telah bertemu dengan keluarga pasien.
“Perusahaan telah melakukan komunikasi serta pertemuan dengan keluarga pasien guna mendengarkan kronologi dan masukan secara langsung terkait kejadian tersebut.” Ungkap Anisa dalam rilis resminya.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini Pihak Kimia Farma sedang melakukan investigasi internal.
“Saat ini, Perusahaan tengah melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memperoleh pemahaman yang utuh dan objektif atas fakta yang terjadi.” Kata Anisa.
“Perusahaan mengedepankan prinsip Patient Safety dan Standar Layanan yang berlaku di Perusahaan untuk mendapatkan kesimpulan maupun penilaian.” Tambahnya.
Dia juga menjelaskan bahwa PT Kimia Farma terus berkomitmen untuk menjaga pelayanan kesehatan yang profesional.
“Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.” Ujar Anisa Husnu.
Terakhir, Anisa juga menyampaikan bahwa PT Kimia Farma tidak alergi dengan kritik dan saran dari masyarakat.
“Setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian penting bagi Perusahaan dalam melakukan perbaikan dan memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal secara berkelanjutan.” Pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dokter Klinik Kimia Farma Sekupang menolak pasien anak kecil yang sudah muntah-muntah.
Penolakan yang dilakukan oleh seorang dokter Klinik Kimia Farma Sekupang tersebut viral di berbagai media sosial.
Dalam postingan akun medsos Febriyan Syah yang di upload di Grup Wajah Batam, dalam video tersebut tampak seorang ayah yang mengharapkan pengobatan untuk anaknya.
“Yang penting gak bisa diperiksa ya buk ya, ini belum jam 9. Ini, tengok ini udah muntah ah. Anak kecil, Kimia Farma Sekupang,” Ungkap Seorang Ayah di dalam video tersebut.
Pria yang belum diketahui namanya itu, mengungkapkan suatu kekecewaan terhadap dokter yang tidak mau melakukan pemeriksaan terhadap anaknya yang sedang sakit.
“Dokternya gak bisa periksa katanya, inilah ah, Katanya kenapa kok sakit. Siapa yang mau sakit,” Cetus si Pria dalam video tersebut.
Dia juga menyebutkan bahwa sang Dokter tidak takut viral saat direkam olehnya.
“Ah ibuk ini, katanya dia pengen, katanya viral-viral itu gak ada katanya,” Ujarnya.
Sementara, dalam Video tersebut tampak seorang dokter perempuan berbadan gemuk dan berkacamata yang mengomentari sang pria dalam merekam kejadian tersebut.
“Lapor aja, lapor aja, lapor aja,” Sebut sang Dokter dalam rekaman video tersebut.
“Ya udah pak,” Tambah sang Dokter dalam perkataannya di video tersebut yang seolah-olah seperti menyuruh pasien pulang.
Saat ditanya lagi oleh pria tersebut, Apakah sang dokter membiarkan saja anaknya itu, Dokter Perempuan berkacama mata itu menjawab dengan tegas “Ya”.
Sang ayah dari pasien tersebut sangat kecewa atas perlakuan dari sang dokter.
“Dibiarkan saja pasien terlantar. Karena mungkin BPJS, Karena mungkin kami pakai BPJS. Ini dah muntah. Ini anak kecil, okelah makasih Kimia Farma,” Kesalnya.
“Ah, gitu ditulis. Jangan 21.00. Ini dokternya, dokter paling baik se Kota Batam. Makasih Banyak Buk Dokter terhormat, status dokter,” Pungkasnya menutup video.
Penulis : Rico Yuliansyah
Editor : Redaksi






