Sambu Group Rampungkan Pembangunan Tanggul 16 Kilometer di Desa Penjuru

Berita Utama, Riau361 Views

RBNnews.co.id, Tembilahan – Masyarakat Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, kini bisa bernapas lebih lega terkait keberlangsungan kebun kelapa mereka. Sambu Group, melalui PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) dan Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA), secara resmi menyerahkan proyek pembangunan tanggul mekanis kepada warga setempat pada Sabtu (04/04/26).

Proyek yang menyasar tiga area utama—yaitu Parit Damai, Parit Beringin, dan Parit Petalin—ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu petani mengatasi masalah klasik di lahan pasang surut: luapan air asin.

Rincian Pembangunan
Pembangunan infrastruktur ini dibagi menjadi dua paket pengerjaan besar yang mencakup belasan kilometer garis pertahanan lahan:

Parit Damai: Dibangun tanggul sepanjang 11.458 meter dengan total anggaran mencapai Rp 1,14 miliar.
Parit Beringin & Petalin: Dibangun tanggul sepanjang 5.120 meter dengan total anggaran sebesar Rp 465,6 juta.
Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 16 kilometer tanggul baru yang kini berdiri untuk memproteksi kebun-kebun rakyat dari ancaman intrusi air laut yang kerap merusak tanaman kelapa.

Manfaat Bagi Masyarakat
Selama ini, masuknya air asin ke area perkebunan menjadi kendala utama yang menurunkan produktivitas, bahkan mematikan pohon kelapa milik warga. Dengan adanya tanggul mekanis yang lebih kokoh dan tinggi ini, lahan warga diharapkan tetap produktif meski saat pasang tinggi melanda.

Proses serah terima dilakukan oleh perwakilan perusahaan kepada Camat Kateman dan Kepala Desa Penjuru. Dengan selesainya pembangunan ini, pengelolaan dan perawatan tanggul selanjutnya dipercayakan kepada masyarakat tempatan.

Langkah ini mempertegas komitmen Sambu Group untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui pembangunan infrastruktur nyata yang berdampak langsung pada ekonomi harian petani di wilayah Kateman. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *