Meriah! Pawai Obor 1 Muharram Kembali Hidupkan Tradisi Islam di Letung

Kepri50 Views

RBNnews.co.id, Anambas – Pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, berlangsung meriah dan penuh khidmat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh SDN 004 Letung bersama BKMT Kecamatan Jemaja ini melibatkan ratusan peserta dari kalangan siswa, guru, orang tua murid, serta masyarakat.

Para peserta tampak berbaris rapi sambil membawa obor menyusuri jalan utama Kelurahan Letung.

Cahaya obor yang menerangi malam menciptakan suasana religius dan semarak, sementara warga antusias menyaksikan jalannya pawai di sepanjang rute yang dilalui.

BACA JUGA  Hadir di HUT ke-45 Smanda Tanjungpinang, Ansar Suntikkan Semangat Untuk Siswa-siswi

Selain siswa dan guru SDN 004 Letung, kegiatan ini juga dihadiri pengurus Masjid Al-Kautsar Letung, BKMT Kecamatan Jemaja, unsur Kecamatan Jemaja, personel Polsek Jemaja, Posal Jemaja, serta tokoh masyarakat setempat.

Pawai obor yang sudah lama tidak dilaksanakan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi peringatan Tahun Baru Islam sekaligus memperkenalkan makna 1 Muharram kepada anak-anak sejak usia dini.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat dan menanamkan nilai-nilai keagamaan serta pendidikan karakter.

Ketua BKMT Kecamatan Jemaja, Suhartes, S.Pd., mengatakan peringatan 1 Muharram merupakan momen penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

BACA JUGA  Menyambut 1 Muharram 1448 H, SDN 004 Letung Bersama BKMT Jemaja Semarakkan Pawai Obor

“Peringatan 1 Muharram ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berhijrah ke arah yang lebih baik, terutama dalam meningkatkan ibadah dan akhlak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BKMT, sekolah, dan masyarakat agar kegiatan keagamaan dapat melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.

Sementara itu, Kepala SDN 004 Letung, Roslinda, S.Pd.SD., Gr., menjelaskan bahwa pawai obor merupakan upaya menghidupkan kembali tradisi keagamaan yang sempat berkurang pelaksanaannya dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan sekitar 170 siswa dan guru, serta menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik.

BACA JUGA  Serahkan Bantuan Pertanian, Gubernur Kepri Ingin Kundur Jadi Sentra Pertanian

“Selama ini mungkin ada yang mulai terlupakan, baik di kalangan anak-anak maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini kita ingin menghidupkan kembali semangat 1 Muharram,” katanya.

Roslinda menambahkan, pelaksanaan kegiatan pada malam hari dipilih agar masyarakat dapat berpartisipasi dan menyaksikan secara lebih luas.

Ketua Pengurus Masjid Al-Kautsar Letung, Bapak Yoprizal , turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut.

Ia menilai 1 Muharram merupakan momentum untuk mengingat kembali makna hijrah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.

BACA JUGA  Pj. Walikota Tanjungpinang Buka Festival Moon Cake

“Ini kegiatan yang sangat baik karena melibatkan anak-anak dan masyarakat. Harapannya ke depan tidak hanya sekolah, tetapi seluruh lapisan masyarakat bisa ikut serta,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Bapak Alfian, Tata Pemerintaha Kecamatan Jemaja, Menurutnya, pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana pembinaan karakter generasi muda.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan lebih meriah di tahun-tahun mendatang dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” katanya.

Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, pawai obor yang di lakukan SDN 004 Letung diharapkan menjadi agenda rutin yang terus mempererat ukhuwah, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman terhadap Anak didik, serta memperkuat kebersamaan masyarakat di Kecamatan Jemaja. (Red)

BACA JUGA  Resahkan Masyarakat Karena Isap Lem, 2 Pria Diamankan Polisi di Meral

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *