RBNnews.co.id, Pekanbaru – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Melayu bergema kuat dalam gelaran Melayu Expo 2026. Kolaborasi apik antara Barisan Muda LMB Nusantara dan Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Provinsi Riau sukses mencatatkan sejarah baru dengan torehan Rekor MURI bertanjak terbanyak, melibatkan lebih dari 10.000 peserta.
Panglima Barisan Muda LMB Nusantara Indra Gunawan mengungkapkan kepada sejumlah media pada senin (13/04/2026) mengatakan bahwa pihaknya akan berkolaborasi Laskar RMRB yang memiliki semangat yang sama serta visi misi organisasi yang sama – sama menjaga, melestarikan budaya Melayu Provinsi Riau.
“Sebagai garda terdepan dalam pelestarian marwah, Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara memandang bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara memiliki tanggung jawab moral untuk melakukan “Revolusi Kebudayaan.
Kami yakin dan percaya dengan semangat yang sama dengan Laskar RMRB mewujudkan kegiatan ini, dan semoga yang kami rencanakan ini dapat berjalan sukses,” pungkas Indra.
Kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 ini di agendakan akan turut dihadiri oleh
Kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan budaya lokal yang dikemas secara modern dan penuh semangat persatuan. Ribuan peserta dari berbagai kalangan—pemuda, tokoh masyarakat, hingga pelajar—tampak kompak mengenakan tanjak, ikon kebanggaan Melayu, dalam satu momen monumental yang menggetarkan.
Tidak hanya menjadi ajang budaya, Melayu Expo 2026 juga mendapat perhatian nasional dengan kehadiran Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc yang turut memberikan apresiasi tinggi atas sinergi dan kerja keras seluruh pihak. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan kekuatan besar dalam mendorong pariwisata berbasis budaya sekaligus memperkuat identitas bangsa.
Senada dengan itu Ketua Dewan Pimpinan Wilayah RMRB Provinsi Riau Putra Rezeky menyampaikan apresiasi kepada LMB Nusantara atas kolaborasi sebagai panitia kegiatan berskala nasional ini, serta kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya aktif, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai budaya. Energi positif yang ditampilkan menjadi bukti bahwa budaya Melayu tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menjadi magnet besar dalam skala nasional bahkan internasional.
“Target utama kita dalam acara ini yaitu Rekor MURI 10 ribu peserta bertanjak, karena rekor MURI ini merupakan simbol persatuan dan komitmen bersama dalam menjaga warisan leluhur.
Ini adalah kemenangan budaya, kemenangan kita semua. Dari Riau untuk Indonesia,” ujarnya penuh semangat.
Dengan adanya kesepakatan kolaborasi penyelenggaraan Melayu Expo Nusantara 2026 ini diharapkan menjadi agenda tahunan berskala besar yang mampu mengangkat Riau sebagai pusat budaya Melayu dunia. Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi kuat menuju masa depan budaya yang lebih gemilang. Riau bangkit, Melayu bermarwah! (Red)






